Kuliah Kerja Penelitian di Kalsel, Gubernur H. Muhidin Sambut 100 Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan ke-65





Banjarbaru – WartaPutraBalangan.Com,
Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengapresiasi kedatangan Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan ke-65 dalam kegiatan Kuliah Kerja Penelitian yang digelar di Gedung Auditorium Dr. KH. Idham Chalid Pemerintah Provinsi Kalsel, Banjarbaru, pada Selasa (1/9/2026) sore.

Sebanyak 100 Pasis Seskoau mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari 90 perwira TNI Angkatan Udara, 2 TNI Angkatan Darat, 4 TNI Angkatan Laut, 3 anggota Polri, serta 1 perwira dari Singapura.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pendidikan Seskoau, khususnya dalam pengumpulan data dan penelitian. Para Pasis akan melihat secara langsung kondisi sektor energi di Kalimantan Selatan sebagai bahan penelitian sebelum mengikuti seminar akhir pendidikan.

Saat tiba di lokasi, Gubernur Kalsel H. Muhidin tampak bersalaman dengan Komandan Seskoau Marsekal Muda TNI Dr. Jorry S. Koloay dan hadir bersama sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel, di antaranya Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Kepala BIN Kalsel Kombes Pol Sentot Adi Dharmawan, Danlanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, Danlanal Banjarmasin Letkol Laut (P) Galih Nurna Putra, serta Kasrem 101/Antasari Kolonel Inf Roy Fahrul Rozi.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur H. Muhidin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Seskoau yang menjadikan Kalimantan Selatan sebagai lokasi Kuliah Kerja Penelitian.

Menurut Gubernur, kegiatan penelitian yang dilakukan para perwira tidak hanya menjadi bagian penting dari pendidikan, tetapi juga diharapkan dapat memberikan masukan dan manfaat bagi daerah, khususnya dalam melihat berbagai persoalan strategis yang dihadapi Kalimantan Selatan.

“Kami dari jajaran Forkopimda Kalsel mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk mendukung kegiatan di daerah Kalimantan Selatan, termasuk dalam penelitian,” sampai Gubernur Kalsel H. Muhidin.

Gubernur berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta berbagai pihak dapat terus diperkuat. Dengan demikian, hasil penelitian yang dilakukan para Pasis Seskoau dapat menjadi bahan pemikiran dan rekomendasi yang bermanfaat bagi pembangunan serta kemajuan Kalimantan Selatan.

Selain menyambut kegiatan penelitian tersebut, Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan kondisi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalsel yang hingga kini terus dilakukan secara maksimal.

Gubernur menjelaskan, penanganan karhutla di sejumlah kawasan lahan gambut memiliki tantangan tersendiri karena api tidak hanya berada di permukaan, tetapi dapat bertahan di dalam lapisan gambut.

“Jadi, kita harus bekerja keras. Ini sudah kita lakukan selama satu bulan lebih. Selama ini, kalau ada api kita semprot dengan air. Ternyata apinya masih ada,” ungkap Gubernur H. Muhidin.

Menurut Gubernur, kondisi tersebut berbeda dengan kebakaran di lahan biasa. Pada lahan gambut yang cukup dalam, api dapat menjalar dan bertahan di bawah permukaan sehingga membutuhkan metode pemadaman khusus.

“Kita mencoba dengan menusukkan pipa kurang lebih satu inci ke dalam. Jangan hanya diberi air, tetapi dicampur dengan deterjen. Harapannya, api yang ada di dalam bisa padam dan langsung dingin,” jelasnya.

Metode tersebut, lanjut Gubernur H. Muhidin, menjadi salah satu alternatif yang tengah dikembangkan untuk menjangkau titik api di dalam lapisan gambut. Ia berharap berbagai upaya penanganan karhutla dapat terus diteliti dan dikembangkan sehingga pemadaman dapat dilakukan secara lebih efektif sekaligus mencegah api kembali muncul.

Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan bahwa kondisi asap yang masih terlihat pada pagi hari diperkirakan berangsur berkurang. Gubernur kembali mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam membantu penanganan persoalan di Kalimantan Selatan.

Sehingga , Gubernur juga berharap keberadaan Pasis Seskoau di Kalsel tidak hanya memberikan pengalaman dan data bagi kepentingan pendidikan, tetapi juga membawa manfaat bagi daerah melalui hasil penelitian yang dapat menjadi masukan untuk menghadapi berbagai tantangan strategis di Kalimantan Selatan.

“Semoga dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak terus berlanjut, sehingga kegiatan di Kalimantan Selatan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (mr/Adpim)
Paanum

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama