Pembakal Desa Panggalaman, Nur Ipansyah mewakili jajaran APDESI Kecamatan Martapura Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang telah hadir langsung di tengah masyarakat serta memberikan bantuan.
“Bantuan yang diberikan, khususnya kepada masyarakat perumahan sebesar Rp300.000, sangat luar biasa dan sangat berarti bagi warga,” ungkapnya.
Ia pun berdoa dan berharap agar Gubernur Haji Muhidin selalu diberikan kesehatan dan keberkahan.
“Sekali lagi, terima kasih kepada Bapak Gubernur. Mudah-mudahan beliau selalu diberikan kesehatan, ditambah rezekinya, diberkahi, dan dipanjangkan umurnya oleh Allah SWT,” doanya.
Salah satu warga Desa Sungai Batang Ilir, Martapura Barat, Saudah mengungkapkan terima kasih atas bantuan uang 300 Ribu tersebut ditengah masyarakat mengalami kesusahan saat ini.
Menurutnya bantuan sangat berati dan meringankan warga, sehingga dapat menjalani aktivitas dengan baik.
"Terima kasih banyak Bapak Gubernur, Bapak Gubernur Haji Muhidin atas partisipasinya untuk menanggulangi bencana ke desa kami Sungai Batang Ilir," tandasnya.
Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp 300.000 per rumah kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Sungai Tabuk dan Martapura Barat, pada Sabtu (18/1/2026) siang.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Kabinda Kalsel Brigjen Pol. Nurrullah, Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli, serta Kepala BNN Provinsi Kalsel, Pol. Asep Taufik.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, khusus untuk Kecamatan Sungai Tabuk, BPBD mencatat sebanyak 11.902 rumah dari 17 desa yang terdampak banjir dan layak mendapatkan bantuan uang tunai tersebut.
Sementara untuk Kecamatan Martapura Barat, terdata sebanyak 5.745 rumah dari 13 desa terdampak banjir mendapat bantuan dari PT Adaro, PT Balangan Coal dan uang pribadi Gubernur H. Muhidin sendiri.
“Hari ini kami menyalurkan bantuan di Kecamatan Sungai Tabuk dan Martapura Barat. Di Kecamatan Sungai Tabuk ini terdapat lebih dari 10 ribu rumah. Bantuan diberikan kepada rumah-rumah yang terdampak banjir dan hingga saat ini airnya belum sepenuhnya surut,” katavGubernur H. Muhidin disela penyaluran.
Gubernur H. Muhidin menjelaskan, pada penyaluran kali ini bantuan yang diberikan berupa uang tunai, bukan bantuan barang. Setiap rumah menerima Rp 300.000 yang bersumber dari PT Adaro, PT Balangan Coal, serta sebagian berasal dari dana pribadi Gubernur.
“Sebagai gubernur, bantuan yang saya berikan hari ini merupakan bantuan pribadi, bukan dari anggaran pemerintah,” tegasnya.
Pada hari pertama penyaluran, bantuan disalurkan kepada 300 rumah warga sesuai dengan jumlah pendaftar yang tercatat hari itu. Secara keseluruhan, jumlah rumah yang terdampak banjir di wilayah tersebut mencapai sekitar 22 ribu unit.
"Hingga saat ini, jumlah pendaftar bantuan juga telah mencapai angka yang sama dan pendaftaran sementara ditutup agar penyaluran dapat dilakukan secara merata," ungkap Gubernur H. Muhidin.
Proses penyaluran bantuan melibatkan berbagai pihak, di antaranya jajaran Polri/TNI, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Satpol PP. Pembagian dilakukan dengan sistem dua petugas untuk setiap RT yang bertugas menyalurkan bantuan langsung ke rumah warga.
"Penyaluran bantuan di Kecamatan Sungai Tabuk dan Martapura Barat diperkirakan akan selesai dalam beberapa hari ke depan," tutur Gubernur.
Tags
pemprov kalsel