HUT ke-26 Kalimantan Post, Ananda Soroti Peran Media sebagai Mitra Pembangunan


Di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap bercampur antara fakta, opini, dan disinformasi, keberadaan media yang konsisten menjaga integritas jurnalistik menjadi kebutuhan mendasar masyarakat. Momentum peringatan 26 tahun Harian Kalimantan Post dimaknai bukan sekadar seremoni ulang tahun, melainkan refleksi bersama tentang peran strategis media dalam menjaga nalar publik dan mendukung pembangunan Kalimantan Selatan.

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman, yang hadir mewakili Gubernur H. Muhidin, menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab besar dalam merawat persatuan dan membangun optimisme masyarakat melalui informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami ditugaskan langsung oleh Gubernur Haji Muhidin untuk mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Kalimantan Post yang selama 26 tahun konsisten menyajikan informasi aktual dan terpercaya,” ujar Hasnur.

Menurutnya, konsistensi tersebut bukanlah proses instan, melainkan hasil dari nilai dan idealisme yang diwariskan pendiri Kalimantan Post, almarhum H. Taufik Effendy, yang dikenal memiliki kecintaan mendalam terhadap Banua dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Beliau adalah sosok yang sangat mencintai Kalimantan Selatan dan Indonesia. Nilai-nilai itulah yang kami yakini terus diteruskan oleh generasi penerus Kalimantan Post hingga hari ini,” tambahnya.

Dalam konteks kekinian, Hasnuryadi menyoroti tantangan besar media di era digital, ketika kecepatan sering kali mengalahkan ketepatan, dan informasi mudah dipelintir untuk kepentingan tertentu. Ia menegaskan bahwa media harus berdiri di garis kepentingan publik.

“Kita harus selalu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan. NKRI adalah harga mati. Media harus menyajikan informasi yang menyejukkan, jujur, dan bersumber jelas, agar masyarakat mendapatkan bekal informasi yang benar untuk berpartisipasi dalam pembangunan,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat Banua untuk bekerja bersama, saling merangkul, dan mengabdi kepada daerah serta bangsa dengan menjadikan informasi yang sehat sebagai dasar pengambilan sikap dan keputusan.

Sejalan dengan itu, Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda, yang mewakili Wali Kota H. Muhammad Yamin HR, menilai tema “Literasi Lintas Batas” yang diangkat pada peringatan tahun ini sangat relevan dengan tantangan zaman. “Hari ini, batas geografis, sosial, bahkan kultural semakin kabur akibat arus informasi yang begitu cepat. Tantangan literasi justru semakin kompleks, karena kita tidak hanya dituntut mampu membaca, tetapi juga memahami, menyaring, dan bertanggung jawab atas informasi,” ujarnya.

Ananda menegaskan bahwa media tidak lagi cukup berperan sebagai penyampai peristiwa, melainkan turut membentuk cara berpikir publik serta menjadi jembatan antarberagam kepentingan dan sudut pandang. “Literasi lintas batas berarti membuka ruang dialog yang inklusif, mendorong pemahaman yang lebih luas, dan memperkuat kohesi sosial di tengah keberagaman masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah Kota Banjarmasin, lanjut Ananda, memandang media sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud jika didukung oleh masyarakat yang literat, kritis, dan terlibat secara sadar.
“Kolaborasi antara pemerintah, media, dunia pendidikan, dan masyarakat adalah kunci untuk menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan mencerahkan,” tekan dia.

Menutup rangkaian peringatan, Pemerintah Kota Banjarmasin menyampaikan harapan agar Kalimantan Post tetap konsisten menjaga idealisme jurnalistiknya.
“Semoga Kalimantan Post terus menjaga integritas jurnalistik, memperkuat literasi publik, dan menjadi suara yang jernih serta berpengaruh dalam mengawal pembangunan daerah,” pungkas Ananda.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika, Kepala Bidang Komunikasi Publik Diskominfotik Banjarmasin, Muhammad Yamani, serta Pranata Humas Bidang Komunikasi Publik Diskominfotik Banjarmasin, Novri Gitayanti.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama